Pulau Lembeh, ada di mana dan apa yang menarik dengan Pulau ini? Menggunakan kata kunci Pulau Lembeh, google searching akan menuntun kita menuju hal-hal terutama berkaitan dengan destinasi wisata dengan segala pesonanya.

Jika diukur menggunakan kemampuan ingatan saya, kira-kira awal tahun 2000 giat wisata di P. Lembeh mulai bergejolak. Dalam Peta Provinsi Sulawesi Utara berskala 1 : 400.000, penampakan Pulau ini tidak besar karena luasannya hanya sekitar 5.319 Ha. Menurut saya Pulau ini memang menarik dan sangat unik.

Kota Bitung akan sangat berbeda dengan yang kita lihat saat ini jika seandainya P. Lembeh tidak ada. Satu bukanlah satu, daratan Kota Bitung dan P. Lembeh dalam hayalan saya bagai dua obyek yang saya istilahkan “ditarik tak bersatu, dilepas tak berpisah”. Hal yang pasti, keterpisahan P. Lembeh dari daratan, menjadikannya berbeda dan unik, dalam banyak aspek.

Buku ini sangat sederhana, dibuat ringan untuk dibaca dan yang penting mewakili cerita-cerita, ciri dan praktek kehidupan dalam masyarakat, serta potensi sumber daya alam. Pembahasan dibuat sependek mungkin disertai gambar-gambar yang sempat diperoleh dan dibuat. Semoga ada hal baru yang diperoleh dari membaca buku ini, dan bagi yang telah membacanya akan muncul niat untuk datang berkunjung ke P. Lembeh. Jika ada suatu bagian dari isi buku ini yang dianggap kurang tepat atau keliru mohon dikoreksi dan tidak perlu dipertentangkan karena tidak ada maksud sama sekali untuk memaksakan suatu kebenaran lewat buku ini.

Selamat membaca….

 

Rignolda Djamaluddin

Penulis

Klik tautan di bawah ini untuk mengunduh dan membaca buku “Pulau Lembeh: Pulau Sejuta Pesona, Diatarik Tak Bersatu.. Dilepas Tak Berpisah”.

Pulau Lembeh_Rignolda Djamaluddin