Mangrove di Teluk Tomini telah dieksploitasi terutama lahannya dikonversi menjadi tambak udang dan pohonnya ditebang untuk beragam tujuan. Dalam studi ini interpretasi terhadap peta dan citra satelit dilakukan untuk mendeskripsikan kondisi lingkungan intertidal dan proses-proses terkait dinamika pantai secara umum. Pada skala lokal, faktor fisiografik digunakan untuk mengklasifikasikan sub-habitat mangrove. Sebanyak 159 titik sampel dipilih untuk mengamati struktur vegetasi, dan klasifikasi dua-arah Specht yang telah direvisi untuk mangrove digunakan untuk mengelompokkan kelas struktur vegetasi.

Kriteria kerusakan mangrove dikembangkan untuk mengklasifikasikan tingkat kerusakan. Wawancara dan pengamatan lapangan dilakukan untuk menilai keberhasilan program rehabilitasi. Hasil studi menunjukkan bahwa telah terjadi perubahan nyata pada vegetasi mangrove di Teluk Tomini, dan perubahan ini dapat mempengaruhi perkembangan dan regenerasi mangrove selanjutnya. Eksploitasi mangrove masih terus berlangsung, sementara kebanyakan program rehabilitasi mangrove tidak berhasil. Jika rencana pengelolaan berkelanjutan tidak dikembangkan, maka dikawatirkan kerusakan akan terus berlangsung dan meluas, dan mangrove di Teluk Tomini akan kehilangan fungsi ekologisnya.

Klik tautan di bawah untuk mengunduh dan membaca artikel lengkapnya:

PRESENT CONDITION OF MANGROVE ENVIRONMENTS AND COMMUNITY STRUCTURE IN TOMINI GULF, SULAWESI, INDONESIA